Bela negara bukan hanya mengangkat senjata, tapi juga perang otak, pengetahuan, dan perang selisih keunggulan di dalam globalisasi antar bangsa dan antar perekonomian nasional dimana-mana. Pasal 27 UUD 1945 menyebutkan bahwa kewajiban bela negara bagi setiap warga negara dapat diwujudkan bukan hanya dengan mengangkat senjata, tetapi bisa dengan pertahanan nilai –nilai dasar kemanusiaan dan kebudayaan yang dikembangkan dan dipertahankan melalui peran dari perempuan atau ibu-ibu di dalam keluarga.
Hal itu disampaikan Menhan Juwono Sudarsono, pada saat memberikan pengarahan kepada peserta Musyawarah Nasional VIII Keluarga Besar Wirawati Catur Panca. Wanita Pejuang ’45, Senin (14/11) di Hotel Sheraton Media, Jalan Gunung Sahari RAya No.3 Jakarta Pusat.
Menhan mengatakan perang tersebut sebenarnya juga termasuk peran dari perempuan. “Karena nilai-nilai dasar kita dikembangkan dan dipertahankan terutama oleh ibu-ibu, sebagai bagian dari pertahanan budaya, pertahanan nilai bangsa kita didalam bingkai kebangsaan Indonesia," katanya.
Pendidikan Bela Negara
Pengertian, Teori, Praktek dan Contoh Penerapannya bagi Pelajar, Mahasiswa dan Masyarakat Umum
Tuesday, April 21, 2015
Latihan Bela Negara
Sistem pertahanan negara dalam menghadapi
ancaman militer menempatkan TNI sebagai komponen utama dengan didukung
oleh komponen cadangan dan komponen pendukung. Komponen cadangan terdiri
dari atas warga negara, sumber daya alam, sumber daya buatan, serta
sarana prasarana nasional yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui
mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat komponen utama. Komponen
pendukung terdiri atas warga negara, sumber daya alam, sumber daya
buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang secara langsung dapat
meningkatkan kekuatan dan kemampuan komponen utama dan komponen
pendukung. Sedangkan sistem pertahan negara dalam menghadapi ancaman
nonmiliter menempatkan lembaga pemerintah di luar bidang pertahanan
sebagai unsur utama, sesuai dengan bentuk dan sifat ancaman yang
dihadapi dengan didukung oleh unsur-unsur lain dari kekuatan bangsa.
Latihan Bela Negara merupakan langkah awal yang dilakukan Kemhan sambil secara pararel membahas Undang-Undang Komponen Cadangan (Komcad) dengan DPR. Kemhan sudah mempersiapkan serta memberikan contoh kepada masyarakat bahwa pendidikan Bela Negara adalah untuk membangkitkan rasa cinta tanah air.
Latihan Bela Negara merupakan langkah awal yang dilakukan Kemhan sambil secara pararel membahas Undang-Undang Komponen Cadangan (Komcad) dengan DPR. Kemhan sudah mempersiapkan serta memberikan contoh kepada masyarakat bahwa pendidikan Bela Negara adalah untuk membangkitkan rasa cinta tanah air.
Fakta Bela Negara Hari Ini
1. Pendidikan dan pelatihan bagi komponen utama
telah tertata dan diselenggarakan secara sistemik, komprehensif dan
berlanjut oleh TNI melalui berbagai jenis pendidikan yang ada di Mabes
TNI dan Angkatan seperti pendidikan pertama, pendidikan pembentukan,
pendidikan pengembangan umum, pendidikan spesialisasi, Akademi Militer,
Akademi Angkatan Laut, Akademi Angkatan Udara, STTAL, STTAD, dan
pendidikan kerjasama dngan perguruan tinggi. Namun demikian untuk
pendidikan dan pelatihan bagi komponen cadangan, komponen pendukung
sebagai kader bela negara masih belum tertata sehingga belum dapat
dilaksanakan secara sistemik dan terstruktur. Pada saat ini
diklat-diklat untuk komponen cadangan, komponen pendukung belum diatur,
sedangkan pelatihan kader bela negara telah dilaksanakan oleh
rindam-rindam yang tersebar di berbagai Kodam. Selain diklat bela negara
juga dilaksanakan penyuluhan ataupun sosialisasi masalah pertahanan
kepada tokoh-tokoh masyarakat, Lembaga Swadaya masyarakat dan pemuka
agama, pemuka adat dan lain-lain.
2. Sejak reformasi bergulir, pendidikan bela negara berkurang porsinya, mulai dari pendidikan moral pancasila sampai pendidikan kewiraan, baik melalui pramuka maupun resimen mahasiswa. Jalur ini ada yang dihapus dan ada pula yang hanya diganti nama. Perubahan syah-syah saja, asal memperhatikan hak dan kewajiban warga negara dalam bela negara
2. Sejak reformasi bergulir, pendidikan bela negara berkurang porsinya, mulai dari pendidikan moral pancasila sampai pendidikan kewiraan, baik melalui pramuka maupun resimen mahasiswa. Jalur ini ada yang dihapus dan ada pula yang hanya diganti nama. Perubahan syah-syah saja, asal memperhatikan hak dan kewajiban warga negara dalam bela negara
Pengertian Pertahanan Negara dan Ancamannya
Pengertian pertahanan negara
Segala usaha untuk mempertahakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan bangsa dari segala bentuk ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara
Pengertian ancaman
Setiap usaha dan kegiatan, baik dari dalam maupun luar negeri yang dinilai membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara dan keselamatan segenap bangsa.
Jenis-jenis ancaman
a. Ancaman Militer ; Ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata yang terorganisir yang dinilai dapat mengancam kedaulatan negara.(Spionase, Sabotase, Aksi teror bersenjata, Agresi, Pelanggaran wilayah, Bentrokan bersenjata, Perang saudara)
b. Ancaman Non Militer ; Ancaman yang mengganggu sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara (Aksi radikalisme, Konflik komunal, Terorisme, Gerakan separatis, Kejahatan lintas negara, Kegiatan imigrasi lengkap,Gangguan keamanan, Polusi, Bencana alam).
Sumber: Korpri TNI AU
Segala usaha untuk mempertahakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan bangsa dari segala bentuk ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara
Pengertian ancaman
Setiap usaha dan kegiatan, baik dari dalam maupun luar negeri yang dinilai membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara dan keselamatan segenap bangsa.
Jenis-jenis ancaman
a. Ancaman Militer ; Ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata yang terorganisir yang dinilai dapat mengancam kedaulatan negara.(Spionase, Sabotase, Aksi teror bersenjata, Agresi, Pelanggaran wilayah, Bentrokan bersenjata, Perang saudara)
b. Ancaman Non Militer ; Ancaman yang mengganggu sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara (Aksi radikalisme, Konflik komunal, Terorisme, Gerakan separatis, Kejahatan lintas negara, Kegiatan imigrasi lengkap,Gangguan keamanan, Polusi, Bencana alam).
Sumber: Korpri TNI AU
Bentuk, dan Wujud Bela Negara
Bentuk-bentuk bela negara
a. Secara Fisik
Segala upaya untuk mempertahankan kedaulatan negara dengan cara berpartisipasi secara langsung dalam upaya pembelaan negara (TNI Mengangkat senjata, Rakyat Berkarya nyata dalam proses Pembangunan).
b. Secara Non Fisik
Segala upaya untuk mempertahankan NKRI dengan cara meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, menanamkan kecintaan pada tanah air serta berperan aktif dalam upaya memajukan bangsa sesuai dengan profesi dan kemampuannya.
Wujud bela negara bagi PNS
a. Lingkungan Keluarga ; Memahami hak dan kewajiban dalam keluarga, menjaga keutuhan dan keharmonisan keluarga, Demokratis, menjaga nama baik keluarga dll
b. Lingkungan Kerja ; Patuh pada aturan, berkata dan bersikap baik, bertanggung jawab atas tugas yang diberikan, dll
a. Secara Fisik
Segala upaya untuk mempertahankan kedaulatan negara dengan cara berpartisipasi secara langsung dalam upaya pembelaan negara (TNI Mengangkat senjata, Rakyat Berkarya nyata dalam proses Pembangunan).
b. Secara Non Fisik
Segala upaya untuk mempertahankan NKRI dengan cara meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, menanamkan kecintaan pada tanah air serta berperan aktif dalam upaya memajukan bangsa sesuai dengan profesi dan kemampuannya.
Wujud bela negara bagi PNS
a. Lingkungan Keluarga ; Memahami hak dan kewajiban dalam keluarga, menjaga keutuhan dan keharmonisan keluarga, Demokratis, menjaga nama baik keluarga dll
b. Lingkungan Kerja ; Patuh pada aturan, berkata dan bersikap baik, bertanggung jawab atas tugas yang diberikan, dll
Landasan, Arti Penting dan Alasan Bela Negara
Landasan konsep Bela Negara
Landasan konsep bela negara adalah adanya wajib militer. Subyek dari konsep ini adalah tentara atau perangkat pertahanan negara lainnya, baik sebagai pekerjaan yang dipilih atau sebagai akibat dari rancangan tanpa sadar (wajib militer).
Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang. Kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Spektrum bela negara itu sangat luas, dari yang paling halus, hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata.
Arti penting pembelaan negara
a. Sebagai syarat berdirinya suatu negara
b. Untuk melindungi kedaulatan negara
c. Untuk mempertahankan keutuhan wilayah negara
d. Untuk semua warga negara agar memiliki kewajiban dan hak yang jelas dalam ikut serta pembelaan terhadap negara.
Landasan konsep bela negara adalah adanya wajib militer. Subyek dari konsep ini adalah tentara atau perangkat pertahanan negara lainnya, baik sebagai pekerjaan yang dipilih atau sebagai akibat dari rancangan tanpa sadar (wajib militer).
Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang. Kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Spektrum bela negara itu sangat luas, dari yang paling halus, hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata.
Arti penting pembelaan negara
a. Sebagai syarat berdirinya suatu negara
b. Untuk melindungi kedaulatan negara
c. Untuk mempertahankan keutuhan wilayah negara
d. Untuk semua warga negara agar memiliki kewajiban dan hak yang jelas dalam ikut serta pembelaan terhadap negara.
Pentingnya Pendidikan Bela Negara
Salah satu solusi jangka panjang menjaga
keutuhan, keamanan, dan kenyamanan hidup berbangsa dan bernegara, setiap
negara membutuhkan fundamental ekonomi, budaya, dan pertahanan keamanan
nasional yang kuat dan kokoh. Tanpa fundamental ketahanan nasional yang
kuat, ancaman keamanan dan kenyamanan bangsa sangat rentan. Untuk itu,
solusinya adalah pendidikan kewarganegaraan melalui pendidikan bela
negara.
Pendidikan bela negara ini menjadi penting, karena pertama kebutuhan legal. Secara hukum, khususnya merujuk Pasal 30 UUD 1945, setiap warga negara memiliki kewajiban bela negara. Oleh karena itu, pelaksanaan pendidikan bela negara menjadi sesuatu hal yang legal dan dipayungi konstitusi negara yang sangat kuat.
Kedua, sebagaimana merujuk pada penjelasan di atas, pendidikan bela negara menjadi sesuatu yang wajib, sejalan dengan kenyataan empiris yang berkembang saat ini, yaitu jika dikaitkan dengan kondisi empiris Indonesia yang berada pada persimpangan kepentingan dunia. Realitas empiris inilah yang menjadi satu kebutuhan Indonesia untuk melakukan reorientasi sistem ketahanan nasional.
Pendidikan bela negara ini menjadi penting, karena pertama kebutuhan legal. Secara hukum, khususnya merujuk Pasal 30 UUD 1945, setiap warga negara memiliki kewajiban bela negara. Oleh karena itu, pelaksanaan pendidikan bela negara menjadi sesuatu hal yang legal dan dipayungi konstitusi negara yang sangat kuat.
Kedua, sebagaimana merujuk pada penjelasan di atas, pendidikan bela negara menjadi sesuatu yang wajib, sejalan dengan kenyataan empiris yang berkembang saat ini, yaitu jika dikaitkan dengan kondisi empiris Indonesia yang berada pada persimpangan kepentingan dunia. Realitas empiris inilah yang menjadi satu kebutuhan Indonesia untuk melakukan reorientasi sistem ketahanan nasional.
Subscribe to:
Posts (Atom)